Apa yang terjadi di pasar
Tahun 2025 mencatat rally global yang luar biasa, dimana semua saham terlihat naik di banyak negara maju. Pandangan pasar global tahun 2026 diprediksi bahwa pasar akan memasuki fase baru yang ditandai oleh fragmentasi, selektivitas dan meningkatnya politisasi asset strategis. Tahun 2026 bukan lagi tentang “Mengikuti Arus”, melainkan tentang membaca struktur kekuatan dibalik harga. Untuk pergerakan harga saham tahun 2026, tidak akan semua saham akan naik seperti tahun 2025, karena valuasinya sudah terlalu mahal, resiko menjadi tinggi serta kebijakan geopolitik maikin berpengaruh. Sedangkan untuk emas dan perak yang telah naik antara 70%-100% ditahun 2025, maka di tahun 2026 ini keduanya tidak hanya sebagai alat lindung nilai terhadap inflasi tetapi volatilitasnya juga akan sangat dipengaruhi oleh kebijakan negara bahkan geopolitik. Sedangkan mata uang Dollar Amerika Serikat yang pada tahun 2025 turun 10%, secara umum di tahun 2026 ini akan sangat sensitive terhadap data tenaga kerja, inflasi, kebijakan fiscal moneter dan dinamika geopolitik yang akan terjadi.
Ekspektasi Pasar
Dengan melihat Fenomena yang terjadi saat ini maka diprediksi XAUUSD = Sideways Cenderung Bullish - USDJPY = Sideways Cenderung Bearish – AUDUSD = Sideways Cenderung Bullish
Trading Plan :
XAUUSD: BUY
Buy Limit: 4254 – 4300 dengan target 4415 – 4483
Stoploss 4162
Grafik XAUUSD time frame D1

USDJPY: SELL
Sell Limit: 156.98 – 157.62 dengan target 154.96 – 155.84
Stoploss 158.90
Grafik USDJPY time frame D1

AUDUSD: BUY
Buy Limit: 0.6633 – 0.6669 dengan target 0.6708 – 6743
Stoploss 0.6570
Grafik AUDUSD time frame D1

Disclaimer
Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan. Trading pada prinsipnya adalah Risk Management dan bukan Profitabilitas semata.
