Berita

Rumah Pusat Edukasi Data Market Berita Perdagangan Jepang Dipersimpangan Fiskal dan Moneter

Jepang Dipersimpangan Fiskal dan Moneter

by Reza Aswin

Apa yang terjadi di pasar

     Pemerintah Jepang kembali menegaskan kebijakan yang penuh kehati-hatian namun penuh dengan tantangan. Saat ini Jepang berada dipersimpangan kebijakan fiskal sekitar $783 milliar dan kebijakan moneter Bank of Japan yang baru saja menaikan suku bunga ke 0.75% serta merupakan level tertinggi dalam 30 tahun terakhir. Dalam rancangan anggaran fiscal yang disetujui oleh Perdana Menteri Sanae Takaichi, pemerintah berkomitmen menjaga penerbitan obligasi baru dibawah 30 trilliun Yen untuk tahun kedua berturut turut, sehingga ketergantungan anggaran pada utang turun ke 24,2%, terendah sejak 1998. Disisi lain Gubernur BOJ Kazuo Ueda menegaskan kesiapan bank sentral untuk menaikan suku bunga lebih lanjut, jika pemulihan ekonomi dan kenaikan upah terus berlanjut. Dengan melihat kebijakan fiscal dan moneter yang cenderung kurang selaras, maka banyak pengamat memandang bahwa mata uang Yen yang selama puluhan tahun merupakan mata uang paling stabil, maka dengan yield Jepang naik dan kebijakan tidak ultra-dovish lagi, maka status ini mulai terjadi perubahan. Keadaan ini dapat membuat carry trade rapuh dan akan berdampak pada pasar keuangan global.

 

Ekspektasi Pasar

Dengan melihat Fenomena yang terjadi saat ini maka diprediksi XAUUSD = Sideways Cenderung Bullish - USDJPY = Sideways Cenderung Bearish – USDCHF = Sideways Cenderung Bearish

 

Trading Plan :

XAUUSD: BUY

Buy Limit: 4430 – 4486 dengan target 4563 – 4611

Stoploss 4331

Grafik XAUUSD time frame D1

 

USDJPY: SELL

Sell Limit: 156.35 – 156.98 dengan target 154.63 – 155.48

Stoploss 158.24

Grafik USDJPY time frame D1

 

USDCHF: SELL

Sell Limit: 0.7913 – 0.7948 dengan target 0.7783 – 0.7834

Stoploss 0.8024

Grafik USDCHF time frame D1

 

 

Disclaimer

Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan. Trading pada prinsipnya adalah Risk Management dan bukan Profitabilitas semata.