Berita

Rumah Pusat Edukasi Data Market Berita Perdagangan Market Crash

Market Crash

by Reza Aswin

Apa yang terjadi di pasar

     Pasar global sudah tiga hari mengalami crash dan tentunya ini diawali oleh pasar ekuitas yang mempunyai valuasi terlalu tinggi sehingga  akhirnya memukul instrument keuangan lainnya, termasuk emas, perak dan bitcoin. Pemicu utama dari penurunan pasar keuangan ini bukan satu factor tunggal, melainkan kombinasi guncangan lintas asset class. Mulai dari turunnya pendapatan Microsoft sampai penunjukan Kevin Warsh sebagai nominasi pengganti Ketua Fed Jerome Powell. Harga emas turun 15% dan perak turun 30% dalam  tiga hari belakangan ini, sedangkan bitcoin sudah turun 21% dalam satu bulan terakhir. Walaupun demikian pengamat Ed Yardeni dari Yardeni Research menilai penurunan emas dan perak akhir akhir ini merupakan proses normal dalam pasar bullish. Lonjakan emas dari $3000 ke $5600 tanpa koreksi dapat memberikan koreksi seperti akhir-akhir ini. Menurut banyak pengamat, keadaan saat ini, pasar sedang mencerna perubahan structural, pergeseran kebijakan moneter AS, realignment geopolitik dan perdagangan global. Dunia sedang berproses dimana aliansi politik dan jalur dagang tidak seperti dahulu lagi, dimana AS menjadi dominan, saat ini terlihat multipolar.

 

Ekspektasi Pasar

Dengan melihat Fenomena yang terjadi saat ini maka diprediksi XAUUSD = Sideways Cenderung Bullish - USDJPY = Sideways Cenderung Bearish – USDCHF = Sideways Cenderung Bearish

 

Trading Plan :

XAUUSD: BUY

Buy Limit: 4537 – 4672 dengan target 4943 – 5053

Stoploss 4297

Grafik XAUUSD time frame D1

 

USDJPY: SELL

Sell Limit: 155.77 – 156.78 dengan target 153.33 – 154.37

Stoploss 158.27

Grafik USDJPY time frame D1

 

USDCHF: SELL

Sell Limit: 0.7781 – 0.7864 dengan target 0.7628– 0.7702

Stoploss 0.7995

Grafik USDCHF time frame D1

 

 

Disclaimer

Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan. Trading pada prinsipnya adalah Risk Management dan bukan Profitabilitas semata.