Pasar Tenaga Kerja AS Melemah Ditengah Politik Jepang Menguat
by
Reza Aswin
Apa yang terjadi di pasar
Amerika Serikat menghadapi risiko perlambatan sektor tenaga kerja dan kebijakan moneter dengan keterbatasan ruang geraknya. Jepang sebaliknya, sedang berada pada stabilitas politik namun harus berjuang melawan inflasi, pelemahan mata uang Yen dan penurunan upah riil. Kedua negara ini menjadi dua poros penting ketidakpastian global 2026. Data ADP Amerika menunjukkan perekrutan sektor swasta pada bulan Januari yang stagnan, dengan penciptaan lapangan pekerjaan sekitar 22K. lowongan pekerjaan turun ke level terendah sejak September 2020, dimana turun 1 juta hanya dalam 2 bulan terkakhir. Indeks ketenagakerjaan disektor jasa dan manufaktur memberikan konfirmasi yang sama yaitu pasar tenaga kerja AS tidak tumbuh dan hanya bertahan. Keadaan ini membuat pengamat ekonomi memprediksi bahwa pemotongan suku bunga Fed hanya satu kali tidaklah realitis. Saat AS bermasalah dengan moneter, Jepang justru menunjukkan kondisi yang kuat, dimana partai LDP diperkirakan merebut 366 kursi di parlemen.
Ekspektasi Pasar
Dengan melihat Fenomena yang terjadi saat ini maka diprediksi XAUUSD = Sideways Cenderung Bullish - USDJPY = Sideways Cenderung Bearish – AUDUSD = Sideways Cenderung Buliish
Trading Plan :
XAUUSD: BUY
Buy Limit: 4805 – 4951 dengan target 5131 – 5246
Stoploss 4557
Grafik XAUUSD time frame D1

USDJPY: SELL
Sell Limit: 157.85 – 158.38 dengan target 156.01 – 156.82
Stoploss 159.61
Grafik USDJPY time frame D1

AUDUSD: BUY
Buy Limit: 0.6938 – 0.6999 dengan target 0.7081– 0.7136
Stoploss 0.6815
Grafik AUDUSD time frame D1

Disclaimer
Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan. Trading pada prinsipnya adalah Risk Management dan bukan Profitabilitas semata.