Pengumuman Tarif Trump
by
Reza Aswin
Apa yang terjadi di pasar
Pasar keuangan terlihat bergejolak setelah pengumuman Tarif Trump dirilis dini hari tadi. Perkiraan pengamat yang hanya memproyeksikan 10 – 15% kenaikan tarif dan hanya berlaku pada 15 negara di dunia (yang dikenal dengan Dirty 15), ternyata dikenakan lebih dari 180 negara dengan kenaikan tarif 10% - 49%. Keadaan ini tentunya memberikan dampak yang besar terhadap perdagangan antar negara. Sebagai contoh negara China yang telah terkena tarif 20% akan kembali terkena tarif 34%, sehingga total tarif yang akan dikenakan menjadi 54%. Demikian juga dengan negara Vietnam yang akan terkena tarif tambahan sebesar 46% dan Cambodia 49% dimana kedua negeri tersebut akan mempunyai dapat terhadap industry sepatu dan baju asal Amerika Serikat. Peter Baum yang merupakan kepala keuangan dan operasi Baum Essex dengan kantor pusat di New York untuk merk seperti Nautica, Betsey Johnson dan Steve Madden, mengatakan bahwa “ Beginilah cara memulai depresi global. Setelah 80 tahun dan 5 generasi, Trump baru saja membuat kami bangkrut”. Tarif Trump merupakan alat negoisasi Pemerintah Amerika Serikat dan akan diberlakukan antar tanggal 3 – 7 April mendatang, apabila Trump tidak mendapatkan perdagangan seimbang yang dia inginkan dari negara yang terkena kenaikan tarif.
Ekspektasi Pasar
Dengan melihat Fenomena yang terjadi saat ini maka diprediksi XAUUSD = Sideways Cenderung Bullish – USDJPY = Sideways Cenderung Bearish - EURJPY = Sideways Cenderung Bearish
Trading Plan :
XAUUSD: BUY
Buy Limit: 3078 – 3125 dengan target 3183 – 3232
Stoploss 2989
Grafik XAUUSD time frame D1

USDJPY: SELL
Sell Limit: 148.61 – 149.75 dengan target 145.63 – 146.99
Stoploss 151.88
Grafik USDJPY time frame D1

EURJPY: SELL
Sell Limit: 161.55 – 162.92 dengan target 157.34 – 158.86
Stoploss : 165.33
Grafik EURJPY time frame D1

Disclaimer
Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan. Trading pada prinsipnya adalah Risk Management dan bukan Profitabilitas semata.
