Berita

Rumah Pusat Edukasi Data Market Berita Perdagangan Resesi Perekrutan Tanpa Resesi Ekonomi

Resesi Perekrutan Tanpa Resesi Ekonomi

by Reza Aswin

Apa yang terjadi di pasar

     Pasar tenaga kerja Amerika Serikat menutup tahun 2025 dengan nada yang jauh dari impresif. Data Non-Farm Payroll Desember menunjukan penambahan hanya 50K pekerjaan, jauh dibawah ekspektasi pasar dan bahkan lebih rendah dari bulan sebelumnya yang direvisi turun. Jika ditarik kebelakang sepanjang tahun 2025 rata rata penciptaan lapangan kerja hanya 49K per bulan, ini turun tajam dibandingkan tahun 2024 yang rata-rata 168K. ironisnya angka pengangguran turun ke 4,4% dan survey menunjukkan naiknya jumlah orang yang bekerja, dimana ini menunjukkan bahwa perusahaan sedang menahan perekrutan karyawan baru. Dari sini dapat terlihat adanya resesi perekrutan di AS tanpa adanya resesi, mengingat para pelaku pasar melihat sisi terang dari indeks saham AS yang terus meningkat. Situasi Ini merupakan kondisi dimana Fed dapat menahan suku bunga tahun 2026 jauh lebih lama. Walaupun demikian factor geopolitik global masih menjadi kekhawatiran banyak pelaku pasar, setelah Presiden AS Donald Trump melakukan kudeta di Venezuelan dan opsi pengambilan Greenland , Terusan Panama serta rencana operasi militer di Iran akan menyusul.

 

Ekspektasi Pasar

Dengan melihat Fenomena yang terjadi saat ini maka diprediksi XAUUSD = Sideways Cenderung Bullish - USDJPY = Sideways Cenderung Bearish – USDCHF = Sideways Cenderung Bearish

 

Trading Plan :

XAUUSD: BUY

Buy Limit: 4450 – 4495 dengan target 4592 – 4637

Stoploss 4360

Grafik XAUUSD time frame D1

 

USDJPY: SELL

Sell Limit: 158.51 – 159.06 dengan target 156.97 – 157.59

Stoploss 160.22

Grafik USDJPY time frame D1

 

USDCHF: SELL

Sell Limit: 0.8032 – 0.8064 dengan target 0.7955 – 0.7989

Stoploss 0.8116

Grafik USDCHF time frame D1

 

 

Disclaimer

Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan. Trading pada prinsipnya adalah Risk Management dan bukan Profitabilitas semata.