Apa yang terjadi di pasar
Istilah “ Rezim Baru “ dalam konteks pencalonan Kevin Warsh sebagai Ketua Federal Reserve System (The Fed) merujuk pada perubahan radikal dalam filosofi, strategy pengukuran ekonomi dan gaya kepemimpinan bank sentral AS. Jika selama ini The Fed dibawah Jerome Powell dianggap lebih berhati-hati dan mengikuti aliran tradisional, rezim Warsh menjanjikan pergeseran besar pada perubahan metrik inflasi, target inflasi, mengurangi intervensi pasar, penekanan pada sisi penawaran dan hubungan dengan Pemerintah. Secara umum Warsh mengusulkan perubahan bank sentral mengukur inflasi, dengan meninggalkan PCE inti dan beralih ke metode Trimmed Mean (rata-rata terpotong) serta perubahan dalam komunikasi dengan Pemerintah. Aditya Bhave dari bank of America memperingatkan bahwa metode ini justru bisa menjadi boomerang, karena saat guncangan harga ekstrem dihilangkan, maka kenaikan harga pangan dan energi yang kecil namun presisten justru akan masuk dalam radar hitungan, sehingga memaksa Fed bersikap lebih hawkish. Disisi lain pasar mulai beralih focus dengan melihat peluang asset-aset yang valuasinya menarik setelah kondisi akibat konflik diteluk, selama infrastruktur energi tidak hancur.
Ekspektasi Pasar
Dengan melihat Fenomena yang terjadi saat ini maka diprediksi XAUUSD = Sideways Cenderung Bullish - USDJPY = Sideways Cenderung Bearish – AUDUSD = Sideways Cenderung Bullish
Trading Plan :
XAUUSD: BUY
Buy Limit: 4578 – 4669 dengan target 4821 – 4907
Stoploss 4409
Grafik XAUUSD time frame D1

USDJPY: SELL
Sell Limit: 159.73 – 160.27 dengan target 158.30 – 158.80
Stoploss 161.24
Grafik USDJPY time frame D1

AUDUSD: BUY
Buy Limit: 0.7111 – 0.7049 dengan target 0.7195 – 0.7236
Stoploss 0.7037
Grafik AUDUSD time frame D1

Disclaimer
Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan. Trading pada prinsipnya adalah Risk Management dan bukan Profitabilitas semata.
