Stabilitas Yen Bukan Sekedar Isu Nasional
by
Reza Aswin
Apa yang terjadi di pasar
Selama puluhan tahun, mata uang Yen Jepang berperan sebagai mata uang pendanaan dunia. Suku bunga yang sangat rendah dan banjir likuiditas, menjadikan fondasi bagi strategy carry trade lintas negara. Stabilitas Yen merupakan jangkar likuiditas global dan jika terjadi perubahan maka akan terjadi goncangan dipasar obligasi dunia dan bukan sekedar isu nasional. Dalam beberapa pekan terakhir, Yen dan obligasi Jepang (JGB) sama-sama dibawah tekanan. Pasar semakin khawatir bahwa kombinasi fiscal ekspansif Takaichi dan kenaikan suku bunga Bank of Japan yang relative lambat, diprediksi akan berujung pada lonjakan penerbitan utang baru serta risiko kenaikan angka inflasi. Tekanan memuncak ketika usdjpy mendekati level 160 dan Fed New York melakukan pengecekan suku bunga. Ini merupakan sinyal yang oleh sebagian pelaku pasar yang membaca sebagai peningkatan peluang intervensi besama AS-Jepang untuk menahan pelemahan Yen yang dianggap terlalu cepat dan tidak teratur. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi dan Menteri Keuangan AS Scott Bessent secara terbuka menyatakan ketidakyamanan atas dampak pelemahan Yen dan lonjakan imbal hasil obligasi Jepang.
Ekspektasi Pasar
Dengan melihat Fenomena yang terjadi saat ini maka diprediksi XAUUSD = Sideways Cenderung Bullish - USDJPY = Sideways Cenderung Bearish – AUDUSD = Sideways Cenderung Bullish
Trading Plan :
XAUUSD: BUY
Buy Limit: 4884 – 4970 dengan target 5074 – 5149
Stoploss 4747
Grafik XAUUSD time frame D1

USDJPY: SELL
Sell Limit: 156.10 – 157.47 dengan target 151.82 – 153.60
Stoploss 160.04
Grafik USDJPY time frame D1

AUDUSD: BUY
Buy Limit: 0.6832 – 0.6887 dengan target 0.6969– 0.7018
Stoploss 0.6731
Grafik AUDUSD time frame D1

Disclaimer
Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan. Trading pada prinsipnya adalah Risk Management dan bukan Profitabilitas semata.
