Harga Minyak Naik Saat Penantian Kebijakan Fed
by
Reza Aswin
Apa yang terjadi di pasar
Pasar keuangan global hari ini dalam tekanan ganda. Disatu sisi, eskalasi militer di Timur Tengah mengancam pasokan energi dunia, sementara disisi lain investor bersiap menghadapi keputusan suku bunga Fed yang krusial. Harga minyak dunia kembali naik 2% kemarin, akibat meningkatnya kekhawatiran atas keamanan jalur pelayaran vital di selat hormuz. Kenaikan ini dipicu oleh serangkaian serangan drone Iran terhadap infrastruktur energi di Uni Emirat Arab. Ketidakpastian akan pasokan energi bertambah disaat Presiden Donald Trump menyatakan bahwa sekutu NATO enggan bergabung dalam koalisi pengawalan kapal tanker yang melewati selat tersebut. Di pasar surat utang, imbal hasil obligasi AS mengalami sedikit penurunan saat investor mencari asset aman, dimana yield 10 tahun turun menjadi 4,20%. Keadaan ini disebabkan oleh pelaku pasar kembali focus terhadap rapat FOMC pada Kamis dini hari. Dilema bagi Fed adalah stagflasi dimana harga minyak dunia yang tinggi berisiko menaikan angka inflasi ditengah pertumbuhan ekonomi yang mulai melambat.
Ekspektasi Pasar
Dengan melihat Fenomena yang terjadi saat ini maka diprediksi XAUUSD = Sideways Cenderung Bullish - USDJPY = Sideways Cenderung Bearish – USDCHF = Sideways Cenderung Bearish
Trading Plan :
XAUUSD: BUY
Buy Limit: 4834 – 4923 dengan target 5057 – 5128
Stoploss 4688
Grafik XAUUSD time frame D1

USDJPY: SELL
Sell Limit: 159.62 – 160.78 dengan target 157.06 – 158.34
Stoploss 162.79
Grafik USDJPY time frame D1

USDCHF: SELL
Sell Limit: 0.7865– 0.7908 dengan target 0.7759 – 0.7814
Stoploss 0.7986
Grafik USDCHF time frame D1

Disclaimer
Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan menit bahkan jam, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang. Perhitungkan money management sangat diperlukan sebelum melakukan transaksi mengingat setiap transaksi dalam forex dapat berakibat habisnya dana yang ditransaksikan. Trading pada prinsipnya adalah Risk Management dan bukan Profitabilitas semata.
